Strategi Jitu Bisnis Waralaba Di Ketatnya Kompetisi

0
87

Ada anggapan yang kurang tepat mengenai bisnis waralaba atau franchise. Banyak yang menganggap menjalankan bisnis yang satu ini tidak butuh effort atau usaha yang keras. Padahal, usaha harus dilakukan begitu kuat. Pebisnis juga harus cerdik dalam menerapkan strategi bisnis waralaba.

Memang ada keuntungan menjalankan bisnis franchise ini. Anda sebagai pebisnis tidak perlu branding. Karena brand sudah dibuat dan dibentuk oleh franchisor. Anda juga tidak perlu memikirkan bahan baku. Karena pasokan bahan baku sudah disiapkan oleh franchisor.

Yang perlu Anda pikirkan hanya pemasaran. Apapun bisnis waralaba yang Anda jalan, marketing menjadi PR besar Anda.

Persaingan Bisnis Franchise Semakin Ketat

Semakin hari, semakin banyak bermunculan produk waralaba. Di sektor makanan, jumlahnya mungkin sudah puluhan. Atau bahkan sudah mencapai ratusan.

Karena banyaknya bisnis franchise, otomatis persaingan semakin ketat. Butuh strategi bisnis waralaba yang jitu jika Anda ingin terjun di bisnis ini.

Namun, tahukah Anda mengapa semakin banyak bermunculan bisnis waralaba? Dan diprediksi trend ini semakin naik di tahun-tahun mendatang.

Setidaknya ada 3 faktor utama.

#Keinginan untuk Mendapatkan Passive Income

Pengusaha manapun pasti memikirkan bagaimana usaha mereka berjalan secara autopilot. Artinya, usaha jalan dan mereka bisa jalan-jalan. Penghasilan tetap mengalir ke rekening.

Nah, untuk membuat usaha mereka autopilot, salah satu cara yang biasa ditempuh adalah dengan menerapkan sistem franchise. Mereka mengundang banyak orang untuk menjadi franchisee. Dengan semakin banyak franchisee, semakin banyak keuntungan yang bakal franchisor dapatkan.

Dan yang terpenting, franchisor tidak perlu bekerja. Mereka hanya perlu memantau franchisee agar sistem berjalan dengan baik. Franchisor pun akhirnya mendapatkan passive income.

Berapa banyak orang yang mengingingkan hal semacam ini? Banyak sekali. Hampir semua pengusaha inginka hal seperti itu. Tentunya banyak cara agar usaha mereka berjalan secara autopilot. Namun, cara yang paling sering diterapkan adalah dengan menerapkan sistem franchise.

#Keinginan Berbisnis

Seorang pengusaha ingin mendapatkan passive income. Sementara, banyak orang di luar sana yang ingin menjadi pengusaha. Bahkan, tidak sedikit pekerja atau karyawan yang ingin mendapatkan pemasukan tambahan dengan membuka usaha sendiri.

Sayangnya, mereka tidak punya waktu. Seluruh waktu mereka sudah habis untuk bekerja. Cara agar mereka memiliki usaha adalah dengan mempekerjakan orang. Mereka biasanya membeli produk franchise. Lalu mereka siapkan tempat dan lain sebagainya. Kemudian, ada karyawan yang dipekerjakan.

Berapa banyak orang yang ingin seperti itu? Banyak sekali. Bahkan, bukan hanya karyawan. Ibu rumah tangga dan juga banyak lulusan universitas pun ingin memiliki bisnis sendiri. Karena minimnya ilmu dan pengalaman bisnis, biasanya mereka mencari shortcut dengan menjalankan bisnis waralaba atau franchise.

Alasan yang sangat masuk akal jika orang memilih franchise. Mereka tahu berbisnis itu berisiko. Banyak orang yang gagal dalam berbisnis. Jangankan profit. Modal saja tidak bisa kembali.

Untuk meminimalisir risiko semacam itu, jalan terbaik adalah membeli produk franchise. Risiko bisnis franchise relatif kecil. Potensi untungnya sangat tinggi. Tinggal mereka perkaya wawasan mengenai strategi bisnis waralaba.

#Sempitnya Lowongan Pekerjaan

Karena disruption, banyak perusahaan besar gulung tikar. Mereka digeser oleh perusahaan kecil. Dengan menggunakan teknologi, perusahaan bisa bekerja lebih efisien. Pegawai yang dibutukan tidak begitu banyak.

Apa yang terjadi? Banyak pengangguran. Akhirnya, pilihan yang terbaik adalah berbisnis.

Sayangnya, menjalankan bisnis tidaklah mudah. Lebih mudah menjadi pegawai daripada menjadi pebisnis.

Namun, karena tidak ada jalan lain, mereka pun mencari peluang bisnis yang mudah. Yang biasanya muncul di kepala adalah bisnis waralaba.

Bisa Anda bayangkan hal-hal semacam itu akan terus terjadi. Wajar kan jika bisnis franchise bakal semakin menjamur? Dan itu artinya kompetisi pun semakin ketat. Maka dari itu, dibutuhkan strategi bisnis waralaba yang tepat dan powerful.

Strategi Bisnis Waralaba yang Perlu Anda Terapkan

Kunci keberhasilan Anda dalam menjalankan bisnis franchise ada pada strategi bisnis yang Anda jalankan. Setelah Anda tahu kompetisi yang semakin ketat, apa strategi yang bakal Anda terapkan?

Beberapa hal berikut ini sepertinya penting untuk Anda jadikan pertimbangan.

#Melakukan Identifikasi Target Market

Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengidentifikasi siapa target market Anda. Apakah mereka pelajar? Pada rentan usia berapa target market Anda? Apakah mereka laki-laki, perempuan, atau keduanya? Apa pekerjaan mereka? Berapa penghasilan mereka?

Semakin sempit target market Anda, maka semakin mudah Anda dalam melakukan pemasaran. Karena pada dasarnya strategi marketing yang tepat diawali dengan bagaimana Anda melihat target market Anda. Jika Anda mengenal siapa target market Anda, maka Anda akan mudah untuk menerapkan marketing.

#Memperkuat Brand

Memang Anda tidak memiliki kontrol penuh terhadap brand. Brand dikontrol oleh franchisor.

Akan tetapi, bukan berarti Anda tidak bisa ikut serta dalam membangun brand. Mungkin sudah ada strategi yang diterapkan oleh franchisor untuk membangun brand. Anda bisa menambahkan sesuatu untuk memperkuat brand.

Contohnya saja jika Anda menjual produk dengan target market anak muda, Anda bisa menyelenggarakan event yang mendatangkan anak-anak muda. Ini secara tidak langsung akan memperkuat brand.

Memang yang paling diuntungkan adalah pemilik brand atau franchisor. Namun, bukan berarti Anda sebagai franchisee tidak bisa mendapatkan keuntungan. Jika brand semakin kuat, bisnis Anda pun semakin melejit. Dan satu lagi. Anda bisa belajar dari hal tersebut. Siapa tahu suatu saat nanti Anda tidak lagi menjadi franchisee tapi franchisor.

#Penawaran yang Menarik secara Rutin

Jika Anda ingin bertahan di tengah kompetisi yang semakin ketat ini, Anda harus terus menjaga awareness. Bagaimana caranya? Salah satunya dengan secara rutin memberikan promo.

Salah satu contoh yang sering diterapkan adalah dengan memberikan promo kepada orang yang pada hari tertentu ulang tahun. Dengan menunjukkan KTP, orang tersebut diberi harga promo.

Ada juga yang memberikan penawaran berupa gratis produk yang dijual di hari jumat. Karena jumat dianggap hari yang penuh berkah, maka pebisnis menggratiskan dagangannya.

#Membangun Hubungan yang Baik dengan Customer

Buat diri Anda friendly dengan customer. Jangan menganggap customer itu sebagai pembeli. Buat mereka seolah menjadi teman. Maka, mereka akan semakin loyal dengan produk Anda.

#Tim yang Solid

Bukan waktu sekarang ini Anda bekerja sendiri. Waktunya Anda membangun tim. Rektrut pribadi-pribadi yang hebat. Jadikan mereka bagian dari tim.

Sekarang, sudah siap untuk menjalankan bisnis waralaba? Penting sekali bagi Anda untuk memilih bisnis yang sesuai dengan passion. Karena jika Anda pilih yang sesuai dengan passion, Anda akan lebih ringan dalam menjalankan bisnis.

Lakukan review terus menerus terhadap strategi bisnis waralaba yang Anda terapkan. Jika ada yang kurang, lakukan perbaikan. Ganti dengan strategi yang paling tepat untuk bisnis waralaba Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here