Cara Menjadi Jutawan Baru Dari Petshop Kelinci

0
359

petshop kelinci Merintis usaha petshop kelinci bisa menjadi pilihan yang tepat. Anda dapat mengantongi keuntungan dari kegiatan usaha tersebut. Dengan catatan, Anda memang menangkap peluang yang sedang booming.

Kelinci merupakan jenis peliharaan yang cukup menyita perhatian. Bentuknya yang imut dan lucu membuat orang tertarik untuk memeliharanya.

Terdapatnya pemelihara sekaligus membuka peluang untuk bisnis penunjang. Yakni, usaha penyediaan kandang, kelinci, hingga pakan dan lain sebagainya.

Tetapi di sini, Kami menyarankan Anda untuk fokus pada satu layanan. Yakni mengembangbiakkan kelinci untuk dijual kembali.

Keuntungan Membuka Petshop Kelinci

Ada alasan mengapa sebaiknya membuka petshop kelinci. Ini tidak lepas dari keuntungan yang ditawarkan oleh bisnis tersebut.

Keuntungannya berkaitan langsung dengan keuangan. Hal ini disebabkan oleh besarnya permintaan atas kelinci tersebut.

Diketahui bahwa peminatnya tidak hanya penghobi saja. Melainkan juga anak-anak. Artinya, menyediakan kelinci di pasaran bisa membuat rekening lebih gemuk.

Menariknya lagi, kelinci tersebut dapat berkembang biak lebih cepat. Normalnya, satu Indukan dapat melahirkan sekitar 5 ekor kelinci.

Selain itu, harga jualnya juga menggiurkan. Terlebih jika Anda memfokuskan usaha untuk kelinci hias. Kisaran harganya bisa mencapai jutaan rupiah per ekor.

Apabila Anda mampu menjalankannya dengan baik, pundi-pundi uang dapat terkumpul lebih cepat. Modal awal akan segera tertutup. Sisanya menjadi keuntungan yang layak untuk dinikmati. Makanya, tidak salah bila Anda fokus menernakkan dalam bisnis petshop kelinci tersebut.

Jenis Kelinci Hias

Kelinci hias dipilih lantaran peminatnya besar serta harga jualnya tinggi. Anda juga dapat mengelola usaha penyediaan kelinci tersebut lebih mudah. Karena hanya berbekal puluhan ekor, Anda sudah bisa mengantongi keuntungan yang lumayan.

Nah, apa saja jenis kelinci hias yang layak untuk diternakkan? Berikut ini opsi yang bisa Anda pilih.

  1. Kelinci Himalaya

Jenis kelinci ini memiliki paduan warna hitam dan putih. Warna dominannya adalah putih. Tentunya, bulunya sangat lembut.

Matanya cukup unik. Berwarna merah atau pink. Menariknya, jenis ini paling banyak peminatnya.

Yang perlu disadari, kelinci jenis ini cukup sulit ketika ditangkarkan. Kalau pun berhasil, anakannya lebih sedikit. Setidaknya, indukan hanya melahirkan 2-6 ekor anak sekali mengandung.

Ini sekaligus menjelaskan tentang kelangkaan. Tidak mengherankan jika harga per ekornya cukup mahal. Bahkan, pernah ada catatan bahwa jenis ini dihargai hingga 4 juta rupiah.

  1. Kelinci Anggora

petshop kelinciKalau biasanya kelinci itu lincah, kelinci anggora berkebalikan. Tingkahnya lebih kalem sehingga cukup aman ketika diajak bermain.

Bulunya juga lebih lebat. Tentu saja sangat halus. Makanya, cukup banyak penghobi yang memeliharanya.

Jika Anda menyediakan jenis ini, pemasukan dari penjualan cukup mumpuni. Betapa tidak, harga per ekornya di kisaran 600 ribu hingga 2 juta rupiah.

  1. Kelinci English Lop

Ciri khas dari kelinci ini terletak pada telinganya. Telinganya sangat Panjang. Bahkan pernah tercatat sampai 79 cm.

Ketika masih kecil, telinganya seperti biasa. Tetapi memasuki usia 6 bulan, telinganya akan turun sampai menyentuh dengan tanah.

Bobotnya pun cukup berat. Kelinci ini dapat mencapai 4-6 kg. Sementara nilai jualnya di kisaran 50 ribu hingga 4 juta.

Cara Membangun Petshop Kelinci

Seperti dijelaskan di atas, bisnis pet shop kelinci ini khusus untuk penjualan kelinci. Jadi, cara membangun usahanya berkaitan langsung dengan proses menernakkannya. Nah, bagaimana cara mengawalinya?

  • Tentukan Jenis Kelinci

Faktanya, ada banyak sekali jenis kelinci yang dijadikan sebagai hewan peliharaan. Tentu saja, kelinci yang dimaksud bukan untuk konsumsi.

Fokus Anda ialah memilih kelinci yang punya peminat besar di tempat Anda. Setidaknya, hasil ternak tersebut akan lebih mudah untuk dipasarkan.

Sebaliknya bila Anda memilih jenis yang sulit untuk dipasarkan, Anda bisa saja merugi. Pasalnya, Anda akan terkendala dengan biaya pakan dan perawatannya setiap hari.

  • Pelajari Cara Memelihara Kelinci

Setelah menentukan jenisnya, usahakan untuk mempelajari teknik pemeliharaan sebelumnya. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan perawatan yang salah. Karena kenyataannya, ada jenis kelinci yang cukup sulit untuk dipelihara.

Anda bisa mempelajari tekniknya dari komunitas pecinta kelinci tertentu. Gali informasinya lebih dalam. Kemudian, terapkan sewaktu memeliharanya.

Informasi ini bisa berupa pemberian jenis pakan, jumlahnya, hingga kandang yang diperlukan. Bisa juga teknik untuk mempercepat proses reproduksi kelinci tersebut. Karena, Anda butuh anakannya untuk dijual lagi.

  • Siapkan Modal untuk Petshop Kelinci

Dalam membangun usaha, modal tentu memiliki peran sentral. Anda perlu mempersiapkannya sejak awal.

Di sini, lakukan perhitungan mengenai anggarannya. Setidaknya, anggaran tersebut sudah cukup untuk menunjang kegiatan peternakan kelinci.

Di antara penggunaan modalnya dimanfaatkan untuk pembelian sepasang indukan, kandang, hingga pakan. Itu merupakan elemen pokok dalam membangun bisnis petshop kelinci.

Supaya tidak memakan biaya besar, awali saja dengan membeli sepasang indukan. Dari indukan ini, Anda dapat memperoleh banyak anakan. Nantinya, Anda bisa mengembangkannya lebih besar lagi.

Ketika Anda memulainya dari sini, Anda juga tidak terlalu khawatir bila mengalami kerugian. Misalnya kelinci tersebut sering sakit atau mati. Karena, modalnya masih kecil.

Toh, ini bisa menjadi bahan pembelajaran di awal. Setelah berhasil, Anda tinggal memperluas usaha tersebut. Contohnya menambah indukan agar anakannya lebih banyak.

  • Mulai Pelihara dan Fokuskan pada Pembiakan

Langkah selanjutnya ialah disiplin dalam memelihara kelinci. Kedisiplinan dapat membuat bisnis ini berjalan sebagaimana mestinya.

Setidaknya, kelinci yang diternak dapat beranak pinang dengan baik. Anakannya juga dalam kondisi yang sehat.

Kelinci yang sehat tentu membuat penjualannya lebih mudah. Pembeli tidak ragu untuk membawanya pulang. Bahkan bila Anda menawarkannya dengan harga yang cukup mahal.

Tips Meningkatkan Penjualan di Pet Shop Kelinci

Setelah memiliki kelinci cukup banyak, Anda berkesempatan untuk mengambil keuntungan dari penjualannya. Supaya penjualan meningkat, ada tips yang bisa Anda praktikkan.

  1. Pastikan Kelinci Terawat

Kunci pertama terletak pada terawat tidaknya kelinci tersebut. Ini sangat berpengaruh pada persepsi pelanggan.

Ketika hewan peliharaan terpelihara dengan baik, tentu hewan tersebut lebih sehat. Ini bisa dilihat dari kehalusan bulunya, berat tubuhnya dan tampilannya.

Sebagai pebisnis, upayakan agar kelinci tersebut layak jual. Berikan pakan secara teratur. Kemudian, usahakan agar terhindar dari stres. Dengan begitu, kelinci ini dapat menunjukkan tampilannya yang lebih menarik.

  1. Promosikan ke Komunitas

Pemasaran paling efektif ialah di komunitas. Setidaknya, komunitas ini diisi oleh peternak hingga penghobi kelinci.

Anda akan lebih mudah dalam menemukan pembeli di sana. Menariknya, jangkauan dari pasar ini cukup luas. Artinya, Anda sudah menemukan pasar di berbagai kota.

  1. Bangun Edukasi tentang Pemeliharaannya

Cara terakhir yang harusnya Anda maksimalkan ialah memberikan edukasi. Ini menjadi cara yang ampuh dalam meningkatkan kepercayaan pelanggan.

Berikan informasi sederhana terkait pemeliharaan kelinci di bisnis Anda. Selain itu, bukalah kesempatan untuk konsultasi. Dengan begitu, Anda dapat membangun hubungan yang lebih erat.

Ketika ini terjalin, Anda dapat mengikat pelanggan tersebut. Secara tidak langsung, pelanggan ini bisa mempromosikan kelinci ke rekan-rekannya.

Itulah keuntungannya bila Anda menekuni usaha petshop kelinci. Pelajari teknik pemeliharaannya dengan benar, lantas terapkan strategi pemasarannya. Maka, menjadi jutawan dari ternak kelinci bukan mustahil untuk dicapai.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here