Manfaat Mengukur Kepuasan Pelanggan Dan Cara Melakukannya!

0
1059

Contents

mengukur kepuasan pelanggan Pelanggan merupakan aset berharga bagi pebisnis. Untuk itulah, mengukur kepuasan pelanggan harus dilakukan.

Setiap pebisnis harus memandang bahwa kepuasan pelanggan merupakan prioritasnya. Pandangan ini akan membuatnya terus berusaha menjadi lebih baik.

Pandangan seperti ini sangat beralasan. Betapa tidak, sebagus apa pun produk yang dibuat, ini akan percuma ketika pelanggan tidak menerimanya.

Kenapa bisa begitu? Ada beberapa hal yang terlewat dari produk. Dan ini membuat pelanggan ragu atau enggan untuk memanfaatkannya.

Menyadari kemungkinan tersebut, sudah semestinya jika Anda terus memperhatikan kepuasan dari pelanggan. Nah, bagaimana cara mengetahuinya? Mari simak ulasannya di bawah ini.

Manfaat Pengukuran Kepuasan Pelanggan

Mengukur kepuasan pelanggan memang cukup menyita waktu. Tetapi, ini perlu Anda lakukan. Karena, manfaatnya sangat besar bagi bisnis.

Salah satu manfaatnya ialah meningkatkan kepercayaan terhadap brand. Konsumen akan terus menyadari bahwa brand tersebut cukup bagus. Pada akhirnya, konsumen tidak akan ragu untuk menggunakan produknya.

Manfaat selanjutnya adalah mendukung promosi gratis. Ini juga sering terjadi. Ketika konsumen merasa puas, pelanggan akan mempromosikan produk ke rekan atau keluarga dengan senang hati.

Kondisi ini jelas menguntungkan. Anda tidak akan kesulitan dalam mengatur budget promosi. Apalagi sampai kekurangan anggaran untuk menjangkau lebih banyak pelanggan. Karena, kegiatan promosi dibantu oleh pelanggan sebelumnya.

Kemudian yang tak kalah penting, terbentuklah loyalitas. Pelanggan yang terkesan dengan produk biasanya sulit ke lain hati. Artinya, pelanggan akan terus menggunakannya lantaran merasakan manfaatnya.

Selain itu, manfaat dari mengukur kepuasan pelanggan ialah sebagai bahan evaluasi. Ketika produk memiliki kelemahan, pebisnis dapat mengambil informasi dari pelanggan. Nantinya, produk dapat ditingkatkan sehingga menjadi lebih bermutu.

Semakin berkualitasnya produk, hasilnya akan lebih baik. Situasi seperti ini jelas sangat menguntungkan. Karena, produk rilisan Anda akan terus dicari/dibeli terus menerus.

Indikator Kepuasan Konsumen

Ada beberapa tanda yang menunjukkan bahwa pelanggan puas terhadap produk Anda. Ini bisa Anda catat. Bahkan, bisa menjadi bahan evaluasi terhadap kinerja perusahaan.

Salah satu indikatornya terletak pada keinginan konsumen untuk terus menggunakannya. Hal ini ditandai dengan repeat order.

Selain itu, pelanggan juga tidak segan untuk mempromosikannya ke orang lain. Promosi ini bisa melalui mulut ke mulut, atau melalui share di berbagai media sosial.

Jika pelanggan merekomendasikan produk melalui media sosial, pelacakan akan lebih mudah. Karena, Anda dapat melihatnya dengan berbagai software. Atau, bisa juga mencari manual dengan pemanfaatan kata kunci atau hashtag.

Tetapi jika promosi mouth to mouth, Anda tidak bisa mengetahui secara langsung. Hanya saja, Anda dapat memperkirakannya. Misalnya pembeli baru merupakan orang yang berasal dari kota/daerah yang sama.

Faktor yang Berpengaruh pada Kepuasan Pelanggan

Perlu disadari bahwa ada banyak sekali faktor yang mempengaruhi kepuasan seorang pelanggan produk. Pahami agar menjadi bahan evaluasi untuk menjaga eksistensi sebuah bisnis. Di antara faktor yang dimaksud adalah sebagai berikut.

  1. Harga Produk

Setiap pelanggan akan terus membandingkan harga dari sebuah produk. Ini sudah menjadi kebiasaan. Jadi, Anda harusnya lebih jeli dalam menetapkan harganya.

Usahakan agar harga yang ditetapkan sesuai dengan kualitasnya. Selain itu, minimalkan penetapan harga yang relatif mahal dibandingkan dengan pesaing. Khususnya jika Anda menjual produk yang sama.

Jika memang ingin menetapkan harga lebih mahal, upayakan Anda memberikan nilai lebih. Dengan begitu, pelanggan masih bisa menerimanya tanpa protes.

  1. Kualitas Produk

Tingkat kepuasan pelanggan sangat bergantung pada kualitas produk. Kualitasnya bisa dilihat dari spesifikasi produk, proses pengolahan, kerapian kemasan, hingga manfaatnya.

Intinya, Anda mengeluarkan produk yang memang disukai oleh pelanggan. Meskipun harganya sedikit mahal, konsumen tidak segan untuk membelinya.

  1. Pelayanan

Pelayanan juga menjadi elemen yang berpengaruh bagi kepuasan pelanggan. Anda sebaiknya mengupayakan pelayanan yang prima.

Sebagus apa pun produk, ini akan percuma ketika pelanggan merasa tidak dilayani sebagaimana mestinya. Pengaruhnya, pelanggan lebih memilih untuk pergi.

  1. Kemudahan Mendapatkan Produk

Tingkat kepuasan konsumen juga diukur dari kemudahan dalam memperoleh produk itu sendiri. Karena kenyataannya, pembeli tidak ingin mengalami kesulitan untuk menemukan produknya.

Apabila Anda mempersulit konsumen, konsumen akan merasa jenuh. Risikonya, kejenuhan membuatnya pergi ke tempat pesaing.

Contoh mempersulit pelanggan ialah sulitnya dalam proses pembayaran. Kondisi ini masih sering terjadi. Jika terus dilakukan, ini bisa menimbulkan kehancuran bagi bisnis. Oleh karenanya, perbaiki agar konsumen tidak merasa kesulitan sedikit pun.

Cara Mengukur Kepuasan dari Pelanggan

mengukur kepuasan pelangganSebagai pebisnis, menjaga aset itu sangat penting. Aset utamanya ialah pelanggan. Untuk itulah, Anda perlu mengukur kepuasan pelanggan untuk memastikan bahwa produk yang dijual memang sesuai harapan. Nah, bagaimana cara melakukannya?

  • Sediakan Kotak Keluhan & Saran

Cara paling mudah untuk mengetahui kepuasan pelanggan ialah dengan mengumpulkan keluhan hingga saran pelanggan. Cara ini sangat jitu. Dan, Anda bisa melakukannya dengan berbagai sarana.

Sarana terbaik di era digital ialah media sosial. Anda dapat membagikan informasi terkait produk. Kemudian, menyisipkan pertanyaan yang mengarah pada apa yang dirasakan oleh pelanggan.

Selain itu, Anda juga dapat memancing unek-unek konsumen dengan menyediakan kotak saran di website. Misalnya form tentang keluhan yang bisa dikirim melalui email.

Sederhananya, Anda memberi kesempatan bagi pembeli untuk mengekspresikan apa yang dirasakan setelah membeli produk. Dari sini, akan kelihatan seperti apa produk yang Anda jual.

  • Analisa Mantan Pelanggan

Pada praktiknya, mengukur kepuasan pelanggan ini bisa dilakukan dengan melihat kilas balik dari pelanggan sebelumnya. Misalnya menjawab kenapa pelanggan tidak kembali melakukan pembelian atau semacamnya.

Di sini, Anda disarankan untuk menghubungi pelanggan. Anda bisa mengiriminya pesan yang nantinya bisa membuat pelanggan mau menunjukkan keluh kesahnya.

Dari informasi ini, Anda bisa segera memperbaikinya. Setelah diperbaiki, Anda dapat mengirimi pesan lagi dalam bentuk penawaran. Dengan begitu, pelanggan yang tadinya berpindah dapat kembali berbelanja di tempat Anda.

  • Manfaatkan Ghost Shopper

Ghost shopper merupakan orang yang diminta bantuan oleh perusahaan/pebisnis untuk mengamati sebuah produk. Ghost shopper bertindak seolah-olah seperti pelanggan utama.

Pelanggan buatan ini diminta untuk menilai berbagai hal. Mulai dari kualitas produk, pelayanan hingga harga dan lain sebagainya.

Begitu pula, pelanggan tersebut bertindak sebagai orang yang membandingkan produk perusahaan dengan pesaing. Dari informasi ini, perusahaan dapat memetik pelajaran. Akhirnya, perusahaan dapat menutupi kekurangan yang mempengaruhi kepuasan pelanggan.

  • Survei Kepuasan dari Pelanggan

Cara terakhir untuk mengukur kepuasan konsumen ialah melalui survei. Survei tersebut berisi pertanyaan yang berhubungan dengan produk. Lebih tepatnya mengarah pada tingkat kepuasannya.

Ketika menggunakannya, usahakan untuk membuat beberapa pertanyaan yang jelas. Begitu pula, hindari memberi pertanyaan terlalu banyak. Tujuannya supaya tidak menimbulkan kebosanan atau keengganan.

Kemudian, gunakan media interaktif yang lebih mudah untuk pengisian survei. Dari sini, Anda akan melihat seberapa puas konsumen dalam memanfaatkan produk yang Anda tawarkan selama ini.

Itulah beberapa cara untuk mengukur kepuasan pelanggan. Terapkan dan gunakan informasi yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas. Dengan cara demikian, Anda tidak akan kehilangan aset berharga dengan begitu mudahnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here