Jangan Salah Beli, Ini Ciri dari Kacamata Anti Radiasi yang Asli!

0
340

Contents

kacamata anti radiasiSering menatap layar komputer atau gadget? Pertimbangkan untuk menggunakan kacamata anti radiasi ini.

Kacamata jenis ini berguna untuk melindungi mata dari paparan sinar biru (blue light). Sinar biru ini dinilai sangat berbahaya karena menghasilkan radiasi yang sangat tinggi. Bahkan, dipercaya lebih tinggi dibandingkan dengan sinar UV.

Sinar biru ini kebanyakan berasal dari layar gadget. Sinar ini bisa membuat mata mengalami masalah Kesehatan. Contohnya adalah kaburnya penglihatan.

Apabila Anda sering kontak dengan komputer atau gadget, Anda disarankan untuk mengenakan Khaia kacamata yang anti radiasi. Lalu, seperti apa cirinya dan kapan waktu mengenakannya?

Ciri-Ciri Kacamata Anti Radiasi

Kenali ciri-cirinya supaya tidak keliru ketika membelinya. Berikut ini ciri-ciri dari kacamata anti radiasi:

  1. Lapisan Lensa

Salah satu hal yang membedakan antara kacamata biasa dan anti radiasi terletak pada lapisan lensanya. Untuk itulah, Anda perlu memperhatikannya sebelum membelinya.

Secara umum, kacamata yang anti radiasi ini terbuat dari lapisan logam. Bahan ini memiliki kemampuan dalam menghalau blue light dari kedua sisinya.

Kemampuan menghalau sinar berbahaya ini bisa mencapai 60-80%. Artinya, mata terlindungi dari paparan sinar biru sehingga lebih terjaga kesehatannya.

Selain dari bahannya, lensanya pun disusun beberapa lapis. Misalnya disusun ke dalam tiga lapisan yang mencakup lapisan anti silau, lapisan keras hingga lapisan anti air.

  1. Warna Lensa

Ciri lain yang dapat dikenali seseorang terlihat pada warna lensa ketika digunakan. Biasanya, warnanya akan mengalami perubahan ketika digunakan di dalam ruangan dan luar ruangan.

Contohnya adalah warnanya lebih bening ketika ditempatkan dalam ruangan. Tetapi, warnanya akan berubah menjadi hitam dan abu-abu apabila digunakan di luar ruangan.

Sementara untuk lensa kaca mata anti radiasi khusus blue light, biasanya perubahan warnanya menjadi lebih kuning dari biasanya. Warna ini juga akan membuat paparan sinar tidak sampai masuk ke mata secara langsung.

Meskipun begitu, ada sisi kelemahan yang dimilikinya. Salah satunya adalah mempengaruhi ketelitian.

  1. Menggunakan Lensa Anti Reflektif

Ciri lain dari kacamata anti radiasi adalah adanya lensa anti reflektif. Lensa ini tentunya sangat berguna bagi penggunanya.

Lensa seperti ini bermanfaat untuk menghalau sinar biru yang dikeluarkan oleh gadget. Kemampuan inilah yang diharapkan oleh setiap orang. Khususnya orang-orang yang sering menghabiskan waktunya di depan layar laptop atau gadget.

Apabila seseorang mengenakannya, matanya akan lebih terjaga. Seseorang tidak akan mudah mengalami kelelahan hingga sakit kepala yang diakibatkan oleh paparan sinar biru tersebut.

Sebelum Anda membelinya, Anda perlu mencobanya. Atau, Anda perlu memeriksa spesifikasi kaca mata tersebut. Tujuannya untuk memastikan keaslian dari kacamata yang berguna untuk meminimalisir bahaya sinar biru yang menembus ke mata.

Bagaimana cara mengetahuinya? Anda bisa mempersiapkan laser pen. Setelah itu, sorot pada lensa kacamata.

Perhatikan apakah sinar biru dari laser ini bisa menembus lensa atau tidak. Apabila tidak menembusnya, maka kacamata tersebut asli.

Sebaliknya bila sinar mampu menembus lensa, ini bisa dipastikan bahwa itu merupakan kacamata biasa. Jadi, penggunaannya hanya sebatas untuk bergaya, bukan melindungi mata dari paparan blue light yang berbahaya.

  1. Harga

Ciri terakhirnya adalah harga dari kacamata. Kacamata yang memiliki manfaat bagi Kesehatan mata jelas berbeda harganya bila dibandingkan dengan kacamata biasa.

Normalnya, harganya akan lebih mahal. Tetapi, biayanya sebanding dengan manfaat yang kacamata tawarkan.

Orang yang Sebaiknya Menggunakan Kaca Mata Anti Radiasi

Ada beberapa orang yang memang dianjurkan untuk menggunakan kacamata antiradiasi ini. Orang yang dimaksud adalah orang yang sering kontak dengan radiasi sinar biru.

Sekedar informasi saja, radiasi sinar biru ini kebanyakan berasal dari pancaran sinar yang dikeluarkan oleh gadget. Entah itu ponsel pintar, komputer, laptop atau pun TV.

Orang-orang yang menghabiskan waktunya untuk menatap layar komputer sangat dianjurkan untuk menggunakannya. Fungsinya untuk melindungi matanya dari bahaya sinar biru tersebut.

Ini pun berlaku pada orang yang sering bermain smartphone secara berlebihan. Begitu pula, sering menghabiskan waktunya untuk nonton TV secara dekat.

Sementara sinar matahari ini hanya mengandung sinari biru yang rendah. Orang-orang yang keluar dari rumah juga bisa menggunakan kacamata tersebut. Harapannya, mata akan terlindungi dari berbagai gangguan Kesehatan.

Waktu Terbaik Menggunakan Kacamata yang Anti Radiasi

Bicara mengenai penggunaannya, kacamata anti radiasi idealnya digunakan ketika menatap layar monitor dalam durasi yang lama. Contohnya ketika bekerja di depan layar komputer.

Anda perlu menggunakannya apabila bekerja atau mengerjakan tugas di depan komputer. Baik ketika Anda menatap komputer dalam durasi yang pendek atau pun lama.

Alasannya, sinar biru akan terus masuk ke mata. Lama kelamaan, paparan sinar ini akan merusak sel mata. Kemudian, muncullah permasalahan seperti pusing, sakit kepala hingga pandangan kabur.

Apabila sudah seperti ini, Anda harus menghentikan kebiasaan untuk bekerja di depan komputer sementara waktu. Tujuannya untuk memulihkan Kesehatan mata terlebih dahulu.

Tentu saja, ini bisa menjadi kerugian bagi Anda. Khususnya bila Anda dituntut untuk bekerja di depan komputer setiap harinya.

Supaya tidak terjadi, Anda perlu melindungi mata dengan sebuah kacamata. Dan kacamata anti radiasi ini menjadi pilihan yang tepat untuk dikenakan selama bekerja di depan komputer.

Apakah Kacamata Antiradiasi Boleh Digunakan Setiap Hari?

Begitu besar manfaat dari kacamata anti radiasi ini, maka tidak salah bila seseorang sangat membutuhkannya. Bahkan, tidak berlebihan jika kacamata ini sering digunakan di tiap kesempatan.

Lalu, apakah kacamata ini boleh dikenakan setiap hari? Secara umum, tidak ada larangan mengenai pemakaian dari kacamata ini. Bahkan bila digunakan di tiap harinya.

Pada dasarnya, tidak ada efek samping berbahaya yang ditimbulkan oleh kacamata ini. Justru, kacamata tersebut sangat dianjurkan untuk digunakan oleh setiap orang.

Ini mengkhususkan pada orang yang kebanyakan waktunya dihabiskan di depan layar smartphone dan komputer. Tujuannya untuk melindungi organ mata dari paparan sinar biru yang bisa merusak sel mata.

Meskipun begitu, ada beberapa kondisi yang mana mengharuskan Anda untuk menghentikan pemakaian. Kondisi yang dimaksud adalah ketika Anda merasakan pusing setelah mengenakannya.

Faktanya, sebagian kecil dari pengguna merasakan gejala. Contohnya adalah pusing, mata Lelah dan lain sebagainya.

Penyebabnya berasal dari ketidak cocokan kondisi mata dengan kaca mata tersebut. Tidak cocoknya kacamata anti radiasi ini akan membuat Anda merasakan ketidak nyamanan.

Apabila ini yang terjadi, Anda perlu melepasnya. Selain itu, Anda perlu memeriksakan kondisi mata. Tujuannya untuk memastikan letak permasalahannya.

Kemudian, Anda juga bisa meminta rekomendasi dari dokter mengenai jenis kacamata antiradiasi yang cocok dikenakan. Baik sebagai pelindung atau terapi mata yang lebih baik.

Akhirnya, jika Anda memang sering menghabiskan waktu di depan komputer, pastikan Anda membekali diri dengan pelindung mata. Usahakan untuk menggunakan kacamata anti radiasi yang asli. Ciri utamanya adalah menggunakan lensa anti reflektif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here