Tips Membangun Bisnis Kuliner dan Jajanan Menjelang Lebaran

0
303

Saat ini peluang bisnis di Indonesia terutama bidang kuliner sangat menjanjikan dan memiliki potensi yang besar serta keuntungan yang cukup baik. Industri kuliner bisa dibilang terus berkembang dan semakin inovatif dalam menyajikan hal-hal baru mulai dari jenis makanan dengan tampilan dan nama yang dapat menarik minat orang.

Apalagi makanan termasuk kebutuhan pokok yang pastinya tidak akan pernah habis untuk dibutuhkan dan dicari. Bahkan saat ini orang tidak hanya makan sebagai bentuk memenuhi kebutuhan, ada pula orang-orang yang gemar mencicipi makanan demi memanjakan lidah.

Peluang Bisnis Kuliner Dan Jajanan Lebaran

Kuliner tidak hanya tentang hidangan berat saja, Salah satu bisnis yang cukup menjanjikan adalah bisnis kuliner dan jajanan. Aneka kuliner dan jajanan  punya cikal bakal untuk bersaing di pasar kuliner Indonesia, dibuktikan oleh berjamurnya bisnis kuliner dan jajanan berlabel selebritas Indonesia. Menjelang Idul Fitri, bisnis kuliner dan jajanan lebaran dipastikan mendulang permintaan pasar yang tinggi.

Terlebih lagi, memulai bisnis kuliner dan jajanan lebaran ternyata tidak membutuhkan modal yang besar. Yang paling utama dalam memulai bisnis kuliner dan jajanan lebaran adalah keterampilan memasak. Apalagi saat ini banyak resep kuliner dan jajanan  baru dan menarik untuk dicoba dan bisa Anda pilih sesuai dengan kesulitan pembuatan dan selera pasar.

Tips Memulai Bisnis Kuliner Dan Jajanan Lebaran Dengan Mudah

Waktu untuk berjualan kuliner dan jajanan  juga cukup fleksibel, apalagi sekarang sudah zamannya toko online. Berikut ini adalah beberapa tips memulai bisnis kuliner dan jajanan lebaran dengan mudah.

1. Pilih dan Tentukan Varian Kuliner dan jajanan Lebaran yang Akan Dijual

Berbagai jenis kuliner dan jajanan lebaran tersedia, dan tidak memungkinkan bagi Anda untuk membuat semua varian kuliner dan jajanan lebaran. Oleh karena itu, pilih dan tentukan jenis kuliner dan jajanan lebaran apa yang ingin diproduksi dan dipasarkan.

Pemilihan kuliner dan jajanan  bisa disesuaikan dengan kemampuan Anda, mudah atau sulitnya dalam pembuatan, makanan kuliner dan jajanan  yang sedang hits di pasaran dan banyak dicari konsumen, serta harga yang terjangkau oleh berbagai kalangan. Selain itu mungkin Anda juga bisa membuat suatu variasi baru dari resep kuliner dan jajanan yang sudah ada bahkan jika Anda bisa membuat kuliner dan jajanan resep baru yang unik, tentunya akan menjadi nilai tambah bagi Anda dan bisa menjadi ciri khas yang baik.

2. Lakukan Branding

Membangun citra dari produk yang Anda buat sangat penting untuk memenangkan kompetisi pasar. Branding adalah proses membangun, memperkuat, dan menyampaikan citra dari merk Anda di benak masyarakat. Dalam prosesnya, Anda menentukan apa citra merk kuliner dan jajanan lebaran yang Anda pasarkan.

Apakah murah, eksklusif, tradisional, unik, atau warna warni? Citra tersebut akan mempermudah masyarakat mengingat merk kuliner dan jajanan lebaran yang Anda pasarkan.

Saat ini sudah cukup banyak jenis makanan kuliner dan jajanan  dan banyak juga yang menjual kuliner dan jajanan dengan bentuk, rasa, ataupun tampilan yang sama dan tidak memiliki ciri khas tertentu. Hal tersebut tentunya membuat banyak orang bosan dengan tampilan dan rasa yang sama dari tahun ke tahun.

Akan lebih menarik lagi jika Anda bisa menciptakan sesuatu yang baru entah itu dari tampilan yang berbeda, rasa ataupun jika memungkinan Anda untuk bisa membuat termuan resep baru yang menarik dan unik dengan rasa yang enak di lidah.

Anda bisa membuat kuliner dan jajanan  yang unik atau penyasar pasar tertentu seperti kuliner dan jajanan  untuk para penderita diabetes atau para pelaku diet yang tetap ingin memakan makanan kuliner dan jajanan . Dengan memiliki kelebihan tersebut dan dapat menyelesaikan suatu masalah tertentu, dapat membuat kuliner dan jajanan yang Anda buat akan selalu dicari dan dibeli.

3. Mendesain Kemasan

Meskipun Anda membuat kuliner dan jajanan yang sudah banyak di pasaran, namun dengan tambahan tampilan yang menarik saja sudah bisa membuat kuliner dan jajanan  buatan Anda lebih ‘terlihat dan menarik’ para konsumen dibandingkan yang lain.

Tampilan yang cantik dan menarik tentunya akan menarik minat para konsumen dan penasaran untuk ingin mencoba. Penampilan yang menarik bisa Anda ubah dengan mendesain kemasan yang dibuat lucu atau berbeda daripada umumnya, atau bisa juga mengubah bentuk dari kuliner dan jajanan menjadi suatu yang terlihat artistik.

Pengemasan merupakan bagian dari proses branding. Kemasan yang baik haruslah mengikut standar pengemasan makanan yang berlaku umum, dan kemasan juga harus ikut membangun citra dari merk kuliner dan jajanan lebaran. Pemilihan nama, tone warna, penempatan logo, dan sebagainya adalah aspek penting yang perlu dipertimbangkan ketika membuat sketsa kemasan yang akan dicetak.

  1. Perhatikan Masa Kadaluarsa

Jenis makanan kuliner dan jajanan  tentu saja mempunyai masa kadaluarsa berbeda di setiap jenis kuliner dan jajanan. Pastikan Anda mengetahui kapan dari batas kadaluarsa setiap kuliner dan jajanan  yang akan Anda buat dan yang akan dijual nantinya. Selain itu pastikan juga Anda membuat label atau mencantumkan tanggal batas kadaluarsa dari setiap produk yang dibuat agar tidak merugikan konsumen dan untuk mengurangi masalah di kemudian hari.

5. Lihat Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar adalah kegiatan membagi populasi pasar ke dalam beberapa kategori, contohnya berdasarkan perilaku konsumsi, demografi, latar belakang ekonomi, dan sebagainya. Segmentasi pasar haruslah jelas dan spesifik.

Menentukan secara spesifik segmentasi pasar akan mempermudah pengembangan produk, strategi pemasaran, taktik promosi, dan prediksi omzet.

Jika Anda masih awal dalam membuat kuliner dan jajanan  dan menjadikan produk tersebut bisnis, maka sebaiknya sasarlah pasar yang berada disekitar lingkungan Anda terlebih dahulu. Bisa keluarga, tetangga, teman atau pun lingkaran kecil di sekeliling Anda.

Anda bisa mulai menawarkan produk Anda ke mereka atau memberikan sedikit sampel untuk dicicipi di suatu event seperti pengajian atau reuni. Jika mereka menyukai produk Anda, tentunya mereka akan membeli kembali dan akan mempromosikan produk Anda ke orang lain secara gratis

6. Pemilihan platformberjualan dan promosi

Setelah semua langkah di atas tercapai, saatnya menentukan platform Anda berjualan dan menggencarkan promosi. Tren belanja online memberi sebuah petunjuk jelas bahwa Anda harus memiliki toko online selain toko fisik. Promosi di media sosial juga diperlukan karena kemampuan menjangkau audiens masif dengan biaya yang variatif.

7. Jujur dalam Usaha

Hal terakhir yang harus Anda ingat dan tanamkan didalam hati adalah selalu jujur dalam menjalankan berbagai usaha. Terkadang demi omset yang lebih besar, banyak orang atau penjual yang memangkas pengeluaran dari bahan baku dan bahan lain secara kurang baik. Misalnya memakai bahan berkualitas buruk atau menggunakan bahan pengawet agar masa kadaluarsa lebih lama. Cara-cara tersebut tentunya tidak baik dan bisa merugikan konsumen.

Bisnis kuliner dan jajanan  biasanya bersifat musiman, namun jika Anda pintar dalam menentukan pasar, bisa jadi bisnis permanen sepanjang musim. Bisnis ini paling mudah dan banyak diminati saat menjelang lebaran tiba. Dengan membaca dan mengikuti tips sukses berbisnis kuliner dan jajanan  di atas, Anda bisa mendapatkan hal baru bagaimana bisnis ini dapat dijalankan.

Sudah siap mulai usaha Kuliner dan jajanan Lebaran di Bulan Ramadan kali ini?

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here