Penghasilan Youtuber Ketika Dimonetize Iklan Adsense

0
97

Berapa penghasilan Youtuber yang menggunakan iklan Adsense? Mungkin inilah yang menjadi pertanyaan dari sebagian orang.

Youtube sudah menjadi platform untuk memperoleh pendapatan bulanan. Penghasilan yang diperoleh juga menjanjikan.

Beberapa Youtuber bisa mengantongi penghasilan hingga puluhan juta rupiah. Salah satunya dengan mengikuti program Adsense.

Meskipun begitu, tidak semua Youtube bisa memperoleh hasil yang sama di tiap bulannya. Karena, ada beberapa faktor yang mempengaruhi penghasilan Youtuber tersebut.

Kali ini, Kami akan berbagi informasi mengenai berapa banyak uang yang dapat dihasilkan oleh Youtuber. Berikut ini ulasannya!

Potensi Penghasilan dari Youtube

Penghasilan yang diperoleh Youtuber bisa berbeda. Ini tergantung pada CPM dan CPC yang dibayarkan oleh pengiklan.

Sebagai penayang, sudah semestinya Anda menyadarinya. Karena, ini berkaitan langsung dengan seberapa besar uang yang dapat Anda hasilkan.

CPM sendiri dipahami sebagai jumlah uang yang akan dibayarkan pengiklan dari setiap seribu tampilan iklan dalam video. Tentunya, semakin sering iklan ditampilkan dan dilihat viewer, penghasilannya akan bertambah.

Contohnya bila pengiklan membayar $5 CPM. Youtuber akan mendapatkan $5 ketika videonya sudah menampilkan 1000 tampilan iklan.

Sementara CPC ini sedikit berbeda. Ini merupakan skema iklan dengan klik iklan. Artinya, Youtuber selaku penayang akan mendapatkan penghasilan jika iklan tersebut diklik oleh pemirsa.

Contohnya iklan CPC sebesar $5. Youtuber akan mendapatkan $5 jika ada pemirsa yang klik iklan tersebut di video Youtubenya.

Semakin besar nilainya, semakin besar pula potensi penghasilan yang didapatkan. Dan itu bisa diusahakan dengan membangun channel Youtube hingga memiliki pemirsa yang tinggi.

Faktor Yang Berpengaruh pada Penghasilan Youtuber

Ada sejumlah faktor yang bisa mempengaruhi pada penghasilan Youtuber jika memonetize dengan iklan adsense. Faktor utamanya sebagai berikut:

1. Topik Video

Topik dari sebuah video yang akan membedakan dari nilai iklan itu sendiri. Dan ini seharusnya menjadi perhatian dari Youtuber.

Topik ini menentukan pada besar kecilnya iklan yang dibayarkan oleh pengiklan. Artinya, sebuah topik tertentu ini menggambarkan tentang siapa pengiklannya.

Ambil contoh topik yang berhubungan dengan asuransi. Pengiklan berasal dari perusahaan asuransi.

Perusahaan seperti ini berani membayar iklan dengan harga yang tinggi. Jika Anda menguasai hal yang berkaitan dengan asuransi, tentu saja ini menjadi poin plus. Karena, ini bisa mendulang penghasilan jauh lebih tinggi.

2. Negara Youtuber

Faktor dari keberadaan Youtuber juga mempengaruhi pada nilai iklan itu sendiri. Ini pun sudah disadari oleh banyak publisher adsense.

Iklan yang ditargetkan di Indonesia kebanyakan memiliki nilai CPM dan CPC lebih rendah. Ini dikarenakan oleh pengiklan yang kebanyakan hanya bid iklan dengan biaya kecil.

Berbeda jika di luar negeri. Rata-rata nilainya akan lebih besar. Dengan begitu, kemungkinan Youtuber untuk menghasilkan pendapatan dari penayangan iklan di kanalnya pun semakin tinggi.

3. Keterlibatan Audiens

Faktor lainnya mempengaruhi pada pendapatan adalah keterlibatan dari audiens. Semakin banyak audiens yang menonton video, semakin pula potensi iklan ini dilihat dan diklik oleh pemirsa.

Youtuber pun bisa mencapai ambang batas penarikan di tiap bulannya secara rutin. Bahkan, gaji yang didapatkan pun jauh lebih besar.

Untuk itu, Youtuber perlu mengusahakan agar video dan kanal Youtube terus berkembang. Setidaknya, subscriber terus bertambah dan subscriber ini rajin untuk kembali melihat video yang dibagikan.

Itulah kurang lebih informasi mengenai penghasilan Youtuber. Semuanya ditentukan pada nilai iklan serta tampilannya di kanal Youtube. Jika Anda ingin lebih mudah lagi, Anda bisa coba cari uang dari DiTok. Ini platform video seperti Youtube yang memberikan uang pada penggunanya. Tentunya dengan syarat tertentu. Pelajari saja di sini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here