Peluang Usaha Bisnis Produk Pasutri

0
2994

Memiliki sebuah usaha yang menghasilkan income harian rutin menjadi impian semua orang. Salah satu bisnis online yang sangat populer adalah menjual produk produk pasutri, karena produk ini sangat unik, banyak diburu konsumen. Namun bisnis produk pasutri harus ekstra hati hati dengan legalitas usaha dan perijinannya serta norma dan etika bisnis, paling tidak harus yang ada label BPOM dan dalam promosi harus dihindari kata kata vulgar.

Selain produk produk pasutri sebetulnya selalu ada produk produk baru yang bisa bikin heboh kantong kita, tentu tidak secara instan. Anda harus sangat jeli menemukan produk ciamik yang memiliki pangsa pasar di Internet

Biasanya produk produk baru tersebut berasal dari produk produk MLM yang bisa dijual dengan menghasilkan double income baik dari penjualan langsung maupun uang dari networkingnya

Produk MLM Terbaru yang Benar-benar Baru, Memang Ada?

Yang namanya perusahaan pemasaran berjenjang, pasti setiap tahunnya melakukan update produk MLM terbarunya. Dan saya yakin anda yang sering berselancar mencari-cari info bisnis, peluang bisnis, atau update rilis produk terbaru, akan bersinabobok juga dengan yang namanya produk-produk MLM ini di dunia maya.

Hal ini karena dalam setiap kesempatan penyampaian materi pemasaran berjenjang, di semua perusahaan MLM, peluang usaha atau peluang bisnis selalu menjadi senjata andalan untuk menggaet anggota baru. Tentu tidak ketinggalan senjata keunggulan masing-masing produk yang ditawarkan. Semuanya merupakan produk terbaik, terunggul, dan ter-ter lainnya.

Terlebih, kegigihan member atau anggota MLM di dunia maya sangat solid dan tersistem. Antar anggota saling support dalam hal mempromosikan produk-produk MLM-nya. Media sosial penuh dengan penawaran peluang bisnis model MLM, atau menawarkan keunggulan produk MLM yang diikuti member-member ini.

Wajar hal ini terjadi, karena bisnis dengan model multi lever marketing itu memang memicu adrenalin dan angan-angan. Adrenalin terpicu karena adanya semangat untuk mencapai impian level tertinggi atau crown. Angan-angan terpicu karena banyak perusahaan MLM yang ‘terlalu’ menonjolkan impian-impian materi atau kekayaan dan bukan sistem kerja dari MLM itu sendiri.

Jamak diketahui kan, kalau MLM itu butuh perjuangan dalam strategi pemasaran produknya. Offline atau online, tetap saja pemasar produk MLM selalu terbentur dengan yang namanya ‘bad news’ tentang MLM. Nah, kalau pemasar produk MLM sudah mampu keluar dari jeratan ini, maka bisa dipastikan dia akan enjoy memasarkan produk-produk MLM-nya. Yang pastinya produk-produk MLM itu berkualitas. Kalau tidak, tentu tidak ada satupun pembeli yang mau.

Dari sini saja, produk-produk MLM terbaru yang terus bermunculan harus berusaha keras melepaskan dan menghilangkan image MLM adalah bisnis ajak-ajak orang saja. Bukan bisnis pemasaran produk secara langsung.

Memang, masyarakat yang terlanjur mengenal MLM sebagai bisnis ajak-ajak orang, akan apriori atau menjauh secara spontan ketika mendengar penawaran bisnis MLM. Tapi, jika yang dilakukan pemasar MLM itu menawarkan produk terbaik, dengan harga yang bisa miring dengan catatan menjadi anggota atau menjadi distributor, maka masyarakat lambat laun akan menilai produk-produk MLM terbaru ini dengan lebih welcome lagi.

Penawaran Produk MLM Terbaru Modal Dengkul

Anda pernah memperhatikan iklan-iklan di televisi?  Dengan rata-rata rasio penayangan penampilan iklan yang begitu massive, dengan ribuan produk yang ditawarkan, terbayang tidak kira-kira berapa duit yang harus dikeluarkan demi berhasilnya sebuah iklan: tergoda untuk membeli!? Pasti milyaran.

Nah, berbeda dengan produk-produk MLM terbaru yang baru dirilis. Perusahaan MLM tidak perlu mengalokasikan dana untuk membayar iklan di televisi. Kenapa?

Ingat, MLM selain menghasilkan penjualan melalui pemasaran secara langsung, juga mengharuskan distributor menciptakan jaringan pemasaran atau marketing network.

Nah, jaringan atau network anggota dalam perusahaan MLM inilah yang menjadi senjata andalan sebuah perusahaan MLM dalam melakukan update promosi produk-produk yang baru dilepas ke pasar.

Proses uji pasar pun tidak terlalu penting dilakukan oleh perusahaan MLM yang sudah eksis dan solid anggota distributornya. Tidak seperti produk perusahaan konvensial lainnya yang membutuhkan test pasar guna mencari tahu apakah produknya diterima masyarakat atau tidak.

Keputusan seseorang ketika membeli produk MLM pun tidak dipengaruhi oleh massivenya iklan di televisi, namun biasanya karena ada keluarga atau teman-temannya yang ikut MLM. Update statusnya selalu promosi produk-produk dari perusahaan MLM yang dia ikuti.

Seperti yang terjadi dengan teman saya yang ikut perusahaan MLM dari Yogyakarta. Dalam setiap kesempatan di media sosialnya, tidak jauh-jauh dari ‘promosi’ produk mlm yang dia ikuti. mungkin anda juga punya teman yang seperti itu, kan?

Untuk Siapa Produk MLM Terbaru Dirilis?

Tidak semuga Produk MLM terbaru cocok untuk semua konsumen. Produk kecantikan misalnya. target pemasaran dari produk kecantikan ini biasanya menyasara kepada konsumen dengan kocek tebal. Harga perpaket produk umumnya diatas tiga ratus ribuan. bahkan ada beberapa produk kecantikan MLM yang mencapai harga jutaan.

Sudah dipastikan target sasaran dari produk kecantikan yang harganya cukup mahal ditujukan untuk target ibu-ibu sosialita yang memiliki kocek tebal. Tidak mungkin kocek mahasiswa yang kiriman dari orang tuanya pas-pasan mampu membei produk MLM berharga jutaan ini.

Oleh karena itu, penting diketahui oleh para distributor pemasar MLM ini, siapa saja yang ingin disasar melalui promosi-promosinya baik melalui aplikasi percakapan seperti whatsappa, bbm, line. Ataupun media sosial seperti facebook, instagram, dan lain sebagainya. Ketahui dengan pasti siapa dan bagaimana sasaran dari update produk MLM terbaru yang dirilis perusahaan MLM yang anda ikuti.

Jangan sampai anda sudah capek promosi ke sana kemari, ngeblast sms dengan membayar penyedia jasa blast sms, bahkan blast email pun anda gunakan tapi hasilnya nihil.

Jadi, memang benar perusahaan MLM tidak melakukan testing pasar secara langsung seperti yang dilakukan perusahaan pada umumnya, tapi tanggung jawab ini jatuh kepada para anggota pemasarnya.

Maka, jika anda adalah seorang anggota atau distributor produk MLM, perhatikan betul untuk siapa produk MLM terbaru itu dilempar ke pasar.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here