Peluang Ekspor Kopi Terus Menanjak, Inilah Jenis Kopi Lokal Yang Paling Diminati!

0
864

Berbicara terkait dengan peluang ekspor kopi bisa dilihat dari keberhasilan berbagai jenis kopi lokal yang mampu merajai pasar luar negeri. Hingga saat ini ada beberapa jenis kopi lokal Indonesia yang mampu menjajah pasaran Eropa, Amerika Serikat, hingga Amerika Latin.

Bahkan di kawasan Asia sendiri, kopi asal Indonesia dikenal memiliki rasa dan ciri khas tersendiri. Selain itu dari segi peminat pun dikatakan cukup besar. Dan di kawasan Asia, saingan kuat kopi asal Indonesia adalah kopi Vietnam.

Poin Penting Dalam Budidaya Kopi Yang Bernilai Ekspor

Tentunya bukan tanpa sebab kenapa tanaman kopi bisa tumbuh subur di tanah Indonesia. Kondisi geografis Indonesia dinilai sangat cocok untuk dijadikan sebagai perkebunan kopi. Wajar saja jika kopi asal Indonesia sudah diakui kualitasnya oleh masyarakat dunia.

Artinya peluang ekspor kopi semakin ke sini bisa dikatakan semakin menjanjikan. Agar bisa menghasilkan biji kopi yang berkualitas, ada beberapa syarat lokasi untuk menanam kopi, diantaranya seperti:

#Tanah

Daerah penghasil kopi rata-rata diberkahi dengan kondisi tanah yang bersifat organik dan subur. Misalnya saja seperti tanah-tanah hasil dari letusan gunung berapi. Anda tidak akan menemukan biji kopi kualitas dunia yang tumbuh di tanah liat, berat, atau tanah pasir.

Kenapa bisa seperti itu? Alasannya jenis tanah-tanah tersebut tidak memiliki kandungan zat lemas yang tinggi. Padahal tanaman kopi sangat membutuhkan kandungan zat lemas agar menghasilkan biji kopi terbaik.

#Ketinggian

Perlu diketahui juga bahwa ketinggian suatu daerah akan sangat menentukan jenis biji kopi yang ditanam. Misalnya saja kopi arabika yang idealnya ditanam di daerah dengan ketinggian 1000 sampai dengan 1700 mdpl dengan suhu sekitar 16 sampai dengan 20° Celsius. Sedangkan kopi robusta bisa ditanam di dataran rendah sekitar 500 sampai dengan 800 mdpl.

#Curah Hujan

Selain tanah dan ketinggian yang memiliki pengaruh sangat besar, curah hujan juga sangat mempengaruhi. Curah hujan ideal untuk tanaman kopi adalah 1000 sampai dengan 3000 mm.

#Kondisi Angin

Ternyata tanaman kopi tidak tahan dengan angin kencang. Selain membuat kopi roboh, angin juga bisa menghilangkan kelembapan tanah yang sangat dibutuhkan oleh tanaman kopi agar tumbuh sehat.

Melihat fakta di atas, tanaman kopi ini tidak bisa ditanam di sembarang tempat. Tanaman kopi paling cocok ditanam di daerah beriklim tropis. Dan Indonesia adalah salah satu negara beriklim tropis.

Itulah kenapa Indonesia dikenal sebagai salah satu penghasil kopi terbesar di dunia. Bahkan Indonesia sendiri masuk dalam urutan ke 3 sebagai negara penghasil kopi terbesar di dunia.

Terbukti hingga saat ini cukup banyak jenis kopi lokal asli Indonesia yang sudah begitu terkenal di dunia. Hal ini menandakan jika peluang ekspor kopi Indonesia masih sangat menjanjikan hingga detik ini.

Kopi Lokal Indonesia Yang Sukses Mendunia

Dunia sudah mengakui jika Indonesia adalah salah satu negara penghasil kopi terbaik. Bahkan produksi tahunan kopi Indonesia yang mencapai 600 ton, membuatnya mampu menyuplai kebutuhan kopi dunia hingga 7%.

Menurut data yang diambil dari Kementerian Pertanian RI (Kementan RI), Indonesia merupakan produsen kopi nomor tiga terbesar di dunia. Indonesia hanya kalah dari Brasil dan Kolombia. Ini menandakan jika peluang ekspor kopi Indonesia masih sangat bagus.

Bahkan menurut data dari pemerintah RI, setidaknya ada 16 jenis kopi asal Indonesia yang memiliki peminat cukup besar di pasar Internasional. Tetapi dari ke-16 jenis kopi tersebut, tercatat ada setidaknya 7 kopi yang paling difavoritkan, seperti:

#Kopi Arabika Gayo Aceh

Kopi asal Aceh ini dikenal memiliki tekstur lebih encer, tidak terlalu pekat, dan memiliki tingkat keasaman seimbang. Kopi Arabika Gayo ini sangat cocok untuk Anda penyuka kopi asam.

#Kopi Arabika Kintamani Bali

Siapa sangka ternyata Kopi Arabika Kintamani ini berhasil menjadi salah satu kopi terpopuler di Jepang, Eropa, dan di beberapa negara Arab. Dan tujuan ekspor utama Kopi Kintamani ini memang di tiga negara tersebut. Hal ini sekaligus menjawab jika peluang ekspor kopi lokal Indonesia masih begitu prestisius di pasaran Internasional.

#Kopi Arabika Toraja

Untuk tujuan ekspor kopi Toraja sendiri meliputi Jepang dan Amerika. Hal ini disebabkan kopi Toraja memiliki karakteristik unik yang sesuai dengan kebiasaan minum kopi di negara tersebut.

Bahkan dikatakan jika kopi Toraja tidak menyisakan after taste pahit yang oleh sebagian orang banyak dikeluhkan dan terasa cukup mengganggu. Selain itu sensasi pahit yang ditimbulkan oleh biji kopi Toraja hanya di awal yang akan hilang dalam sekali teguk.

#Kopi Arabika Java Ijeng Raung

Pertama kali diekspor pada tahun 2011, kini kopi khas Bondowoso ini semakin populer di luar negeri. Kopi Java Ijeng Raung memiliki ciri khas unik, yaitu rasanya sedikit pedas dengan aroma bunga hutan. Selain itu tingkat keasamannya pun cenderung sedang, tidak pekat.

#Kopi Liberika Rangsang Meranti Riau

Kopi Liberika Rangsang dari Kepulauan Meranti di Riau ini sangat populer di Malaysia dan Singapura. Dan kedua negara inilah yang menjadi tujuan ekspor utama kopi asal Riau ini. Selain itu Kopi Liberika Rangsang sudah mengantongi sertifikasi Indikator Geografis atau IG sebagai hasil pertanian terbaik oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Nasional RI.

#Kopi Arabika Flores Bajawa

Jenis kopi yang memiliki peluang ekspor kopi terbaik selanjutnya adalah Kopi Arabika Flores Bajawa. Tujuan utama ekspor kopi dari kawasan Bajawa, Flores, Nusa Tenggara Timur ini adalah Amerika Serikat.

Karakteristik dari kopi Arabika Flores Bajawa ini adalah memiliki rasa dominan cokelat dan vanili dengan after taste sedikit nutty. Selain itu kopi ini memiliki kekentalan yang cukup pekat dengan tingkat keasamannya yang rendah.

#Kopi Robusta Temanggung

Tujuan ekspor utama dari kopi Robusta Temanggung ini adalah negera-negara Eropa, Timur Tengah, dan Amerika Latin. Ciri khas dari kopi asal Temanggung ini bisa dilihat dari aromanya yang cukup unik, yakni memiliki aroma tembakau dengan rasa pahit yang cukup pekat dan sangat mendominasi.

Negara Tujuan Dan Nilai Ekspor Kopi Terbesar Indonesia

Tentunya bukan tanpa sebab kenapa hingga saat ini peluang ekspor kopi masih dikatakan sangat menjanjikan. Banyak sekali data yang mendukung statement tersebut. Bahkan dikatakan juga bahwa kopi termasuk salah satu komoditi terbesar yang berhasil dikirim ke pasar luar negeri.

Filipina menjadi negara utama tujuan ekspor kopi Indonesia. Tercatat 30% dari total keseluruhan ekspor kopi Indonesia dikirim ke Filipina dengan nilai US$ 421 juta. Namun sayangnya ekspor kopi ke Filipina didominasi oleh kopi instan sebesar 99.7%.

Importir terbesar kopi asal Indonesia kedua diduduki oleh Amerika Serikat dengan nilai sebesar sebesar US$ 255 juta. 19% total ekspor kopi Indonesia dikirim ke Negeri Paman Sam tersebut. Hal ini menandakan jika sebenarnya peluang ekspor kopi Indonesia masih berada dalam tren yang sangat positif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here