Pentingnya Memotivasi Karyawan Dan Cara Melakukannya

0
1018

Contents

memotivasi karyawan

Memotivasi karyawan teramat penting dalam mendukung kelancaran bisnis. Sebagai pemilik usaha atau atasan, sudah semestinya Anda mengetahui bagaimana menjaga semangat kerja dari bawahan.

Motivasi diibaratkan sebagai bahan bakar kendaraan. Anda perlu mempertahankan jumlahnya di tiap waktu. Jika tidak, kendaraan tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Dalam bekerja, semangat karyawan bisa saja menurun. Penurunan semangat membuat pekerjaannya tidak teratur. Masalah paling krusial, sistem dalam pekerjaan akan berantakan. Akibatnya, bisnis tidak berkembang sebagaimana mestinya.

Jika Anda ingin mencapai tujuan, benahi terlebih dahulu masalah internal. Upayakan agar karyawan kembali dalam top perform.

Alasan Memberikan Motivasi pada Karyawan

Ada beberapa alasan kenapa Anda perlu memotivasi karyawan. Salah satunya ialah meminimalkan penurunan semangat kerja.

Diketahui bahwa karyawan bisa saja menurun semangatnya. Penyebabnya bervariasi. Jika sudah seperti ini, kelangsungan usaha yang menjadi taruhannya.

Sebagai pimpinan, tentu saja hal ini perlu dicegah. Sebisa mungkin, Anda perlu mengambil keputusan secepat mungkin. Yakni mencoba untuk meyakinkan serta mengembalikan semangatnya.

Selain meminimalkan penurunan motivasi bekerja, pemberian motivasi dilatarbelakangi oleh harapan untuk memaksimalkan kemampuan karyawan. Kemampuan dalam menyelesaikan pekerjaan, memberikan ide kreatif terkait pengembangan usaha dan lain sebagainya bisa Anda dapatkan.

Ini tentunya membuat Anda lebih ringan dalam menjalankan bisnis. Setidaknya, karyawan tersebut dapat membantu untuk menyelesaikan persoalan dalam bisnis. Pada akhirnya, Anda yang akan menuai hasil seperti yang dicita-citakan.

Keuntungan Memiliki Karyawan yang Termotivasi Kerja

Perlu Anda ketahui bahwa karyawan yang termotivasi tidak akan ragu untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Karyawan meyakini pekerjaannya memang terbaik. Tentunya, pantas mendapatkan hasil yang lebih baik.

Jika Anda memiliki karyawan seperti ini, keuntungan yang Anda peroleh banyak sekali. Keuntungannya dapat memuluskan pekerjaan. Anda dapat mengelola usaha dengan lebih tenang. Karena, karyawan memang bekerja sepenuh hati.

Selain itu, peningkatan kualitas produk jauh lebih baik. Semangat kerja karyawan memungkinkan kinerjanya maksimal. Pada akhirnya, karyawan lebih teliti serta termotivasi untuk menghasilkan produk yang bermutu. Tentu saja, ini dapat meningkatkan nilai produk yang berujung pada nilai jual yang tinggi.

Kemudian yang tak kalah penting, muncul persaingan sehat antar karyawan. Persaingan di dunia kerja ini akan berpengaruh pada kemajuan usaha. Setidaknya, persaingan tersebut membuatnya berpikir dan bekerja semaksimal mungkin untuk meraih jenjang karir yang lebih baik. Pada akhirnya, perjalanan bisnis yang dijalankan dengan baik akan mengalami peningkatan yang signifikan.

Cara Memotivasi Kinerja Karyawan

memotivasi karyawan

Mengembalikan semangat kerja dari seorang karyawan memang bukan hal yang mudah. Tetapi, Anda perlu mengusahakannya. Karena eksistensi sebuah bisnis salah satunya bergantung pada karyawan.

Jika Anda ingin melihat kemampuan sebenarnya dari seorang karyawan dalam bekerja, ada beberapa hal yang perlu Anda lakukan. Ini merupakan bagian dari cara memotivasi karyawan. Di antaranya adalah sebagai berikut.

  1. Ciptakan Lingkungan Kerja yang Menyenangkan

Salah satu alasan yang melatarbelakangi karyawan bekerja malas-malasan adalah atmosfer kerja tidak menyenangkan. Suasananya tidak mendukung untuk bekerja lebih baik.

Penyebabnya bisa apa saja. Di antaranya adalah terbatasnya ruang gerak hingga kurangnya kooperatif antar karyawan.

Sebagai atasan, pastikan untuk menelitinya. Jika kedua hal di atas memang menjadi pemicu utamanya, segera tangani.

Penanganan ini bisa berupa mengatur tata letak kursi dan meja. Selain itu, usahakan untuk berdiskusi mengenai keluhan/masalah dalam lingkup karyawan. Tujuannya untuk menemukan solusi agar setiap karyawan dapat bekerja sama dengan baik. Bahkan, tercipta teamwork yang solid.

  1. Apresiasi Kinerja Karyawan

Mengapresiasi apa yang karyawan telah lakukan juga penting. Sekecil apa pun peningkatan kinerja, apresiasi dapat membuat karyawan Bahagia. Semangat untuk meningkatkannya juga lebih tinggi.

Ini dibuktikan dengan semangatnya seseorang untuk terus mempelajari hal baru. Bahkan, berusaha semaksimal mungkin untuk menguasainya secepat mungkin.

Ini berkebalikan ketika Anda tidak menghargai kinerjanya. Dampaknya berkaitan dengan psikologis. Kurangnya penghargaan membuatnya semakin malas.

Keinginan mempelajari sesuatu akan menurun. Pada akhirnya, produktivitasnya tidak pernah terjadi. Bahkan, terancam mengalami kemunduran hingga memutuskan untuk resign.

  1. Luangkan Waktu untuk Gathering

Mendorong pekerja untuk menjalani pekerjaan dengan baik itu penting. Setidaknya, ini dapat mendukung pada tercapainya tujuan.

Tetapi, Anda juga perlu memperhatikan kemampuannya. Begitu pula, perhatikan kondisinya.

Ada satu waktu yang mana perlu Anda jadwalkan untuk merefresh otak. Khususnya ketika tekanan dalam pekerjaan cukup tinggi.

Ketika Anda mengajak karyawan dalam meningkatkan kualitas dan itu sudah terpenuhi, berikanlah waktu luang untuk berlibur bersama. Ajak seluruh karyawan untuk pergi ke suatu tempat. Khususnya untuk menjalani kegiatan yang positif.

Hal ini dilakukan untuk menghentikan sejenak rutinitas yang penuh dengan tekanan. Para karyawan setidaknya dapat menikmati waktu tanpa harus dipusingkan dengan pekerjaan. Melainkan dapat menikmati hidup sehingga produktivitasnya kembali.

Sewaktu menjalani gathering atau liburan bersama, pastikan untuk tidak membahas seputar pekerjaan. Fokuslah untuk menikmati waktu luang tersebut. Karena, itu dibutuhkan untuk penyegaran otak sekaligus mengembalikan semangatnya.

  1. Dengarkan Ide/Masukan Karyawan

Cara lain untuk memotivasi karyawan ialah dengan melibatkan karyawan dalam urusan bisnis. Terutama, hargai ide/masukan dari karyawan.

Sebaliknya, hindari untuk otoriter dalam mengambil sebuah keputusan. Karena, ini bisa menciptakan kegaduhan dalam dunia kerja.

Akan lebih baik jika Anda mengambil keputusan dengan menimbang berbagai ide dari karyawan. Keterlibatan karyawan dalam dunia usaha memungkinkannya lebih bertanggung jawab.

Munculnya rasa tanggung jawab dalam diri karyawan membuatnya tertantang untuk menjalani pekerjaan dengan lebih optimal. Karyawan mengetahui betul peranannya. Dan ini membuatnya tidak memiliki alasan untuk mengabaikan pekerjaan yang sedang dijalaninya.

  1. Jadilah Terlihat di Lingkungan Kerja

Sebagai pimpinan/atasan, jangan biarkan Anda terlihat arogan atau kurang peduli. Contohnya ialah bersikap dingin di lingkungan kerja. Apalagi sampai tidak pernah terlihat di area kerja karyawan.

Perilaku seperti ini membuat karyawan merasa kurang nyaman. Karyawan menganggap bahwa kinerjanya tidak pernah diteliti. Begitu pula, tidak pernah dihargai sebagai salah satu bagian dari perusahaan.

Timbulnya perasaan tersebut membuat karyawan malas melakukan sesuatu. Kalaupun melakukannya, kemampuan terbaiknya tidak pernah muncul. Akibatnya, target yang ingin Anda capai dalam bisnis sulit terwujud.

  1. Jadilah Teladan yang Baik

Setiap karyawan membutuhkan figur yang dapat diikutinya. Tentunya, atasan/pimpinan menjadi salah satu figur yang sering dijadikan rujukan.

Sebagai figur utama, berikanlah contoh yang baik. Ini bisa tercermin dari perilaku keseharian. Mulai dari membiasakan datang ke tempat kerja lebih pagi, hingga selalu mempelajari sesuatu yang memungkinkan Anda dapat menemukan solusi/ide cemerlang.

Figur seperti ini tentunya dipandang sebagai teladan yang dapat dipercaya. Karyawan pun tidak segan untuk mengikutinya. Meskipun, hasilnya membutuhkan waktu.

Dan jangan lupa untuk terlihat bijaksana. Tetapi, kesannya tidak kaku. Dengan begitu, karyawan akan menerima saran Anda ketika menemui/melakukan sebuah kekeliruan.

Intinya, jadilah yang terbaik di mata karyawan. Yakni memiliki kharisma yang membuat karyawan tertarik untuk mengikuti apa yang Anda lakukan.

Itulah beberapa cara memotivasi karyawan yang bisa Anda terapkan. Teruslah memberi motivasi. Maka, harapan Anda untuk mencapai tujuan bisnis dapat segera terwujud dengan cepat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here