Hal Yang Perlu Diperhatikan Dan Sistem Franchise Makanan Yang Bisa Jadi Referensi

0
821

Pasti sudah tidak asing dengan kata franchise yang pastinya sudah sering beredar nama tersebut. Franchise merupakan penerima waralaba dimana badan usaha ataupun perorangan telah diberikan hal dalam memanfaatkan serta menggunakan hak atas penemuan orang lain. Dimana franchise bergerak di berbagai bidang, salah satunya makanan. Sistem franchise makanan haruslah dipahami dengan jelas, sehingga tidak akan menimbulkan hal yang tidak diinginkan.

Persiapan yang matang sangat dibutuhkan jika ingin menjalankan usaha franchise. Sehingga usaha yang dijalankan akan berjalan lancar dalam waktu yang lama. Karena usaha ini merupakan usaha dua orang, karenanya harus tahu jelas bagaimana mitra yang diajak kerja sama. Apakah informasi yang dimuat di usaha tersebut sesuai dengan kepentingan yang menguntungkan kedua belah pihak.

Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Memulai Menjalankan Usaha Franchise

Sistem franchise makanan haruslah jelas sehingga siapapun tidak akan merasa takut untuk menjalin kerja sama. Seperti organisasinya harus memiliki kelengkapan fasilitas, seperti training center, memiliki izin usaha dan strategi pemasarannya jelas dan sudah terpercaya. Dengan mengetahui hal tersebut akan membuat usaha franchise sukses. Untuk itu perlu diperhatikan beberapa hal penting:

1. Hal Penting Untuk Franchisor (Pemberi waralaba)

Sistem franchise makanan yang baik dimulai dari franchisor yang memahami hal penting untuk mitranya. Sehingga dapat membimbing para franchise dalam menjalankan bisnisnya. Berikut hal penting yang harus diperhatikan franchisor:

  • Evaluasi lokasi serta cara negosiasi sewa atau beli properti yang dibutuhkan
  • Penerapan konsep pengelolaan outlet yang higienis
  • Sumber bahan baku yang berkualitas serta ekonomis
  • Memiliki pengetahuan mengenai sumber tenaga kerja yang berkualitas
  • Teknik pelayanan dan penyajian yang berkualitas tinggi dikuasai
  • Memiliki keahlian untuk melakukan monitoring dan pengontrolan bisnis, tanpa merusak hubungan kerjasama yang efektif.

2. Prospektur Penawaran franchise

Selain pihak franchisor harus memikirkan hal penting untuk franchise, sehingga sistem franchise makanan akan berjalan dengan lancar. Dimana memuat prospektur penawaran waralaba adalah sebuah keharusan karena isinya merupakan hal yang penting. Berikut informasi yang dimuat prospektur penawaran franchise yang penting diketahui:

  • Memuat data identitas franchise
  • Ada bukti legalitas usaha yang difranchisekan
  • Sejarah singkat mengenai usaha tersebut terpaparkan
  • Cantumkan struktur organisasi franchisor
  • Lampirkan laporan keuangan, setidaknya laporan keuangan 2 bulan terakhir
  • Informasikan mengenai jumlah usaha yang telah dibuka tercantum jelas serta tercantum juga alamat lokasi usaha yang dibuka.
  • Melampirkan daftar franchise yang sudah menjalankan bisnis bersama
  • Penjelasan mengenai hak dan kewajiban franchise maupun franchisor dipaparkan jelas

Sistem Usaha Franchise

Setiap pemilik usaha franchise pasti memiliki tujuan besar perusahaan yang merupakan target dan ingin dicapai. Untuk itulah dibuat sistem franchise makanan yang baik sehingga semua visi misi dan tujuan dapat dicapai. Selain itu sistem juga mampu menarik minat mitra untuk bekerjasama, karena sudah melihat keberhasilan bisnis makanan yang dijalankan. Berikut sistem franchise makanan yang dapat dijadikan referensi:

1. Sistem Keuangan

Pertama yang merupakan sistem franchise makanan adalah sistem keuangan yang baik. Usaha franchise pemilik merk dagang (franchisor) harus dapat membuat sistem keuangan yang harus atau mampu diterapkan oleh seluruh franchise yang bergabung dengannya. Berikut tugas sistem keuangan yang wajib diketahui:

  • Harus mampu menetapkan struktur keuangan organisasi
  • Mampu mengalokasikan dana dengan sangat efisien
  • Mampu Mengendalikan keuangan perusahaan dimana sistem yang diadakan harus dikendalikan serta prosedur yang dapat mencegah penyimpangan. Sehingga tidak ada yang dapat mempengaruhi struktur keuangan dan alokasi dana

2. Sistem Produksi dan Distribusi

Selanjutnya yang tidak kalah penting dalam sistem franchise makanan adalah sistem produksi dan distribusi. Dimana setiap kegiatan produksi masing-masing unit dalam usaha franchise bisa mendapatkan mutu dan pelayanan yang sama. Tentunya ada beberapa keputusan yang terkait, seperti misalnya sistem produksi yang memuat perencanaan kapasitas produk, bahan baku, desain, kualitas produksi, standar operasi, proses produksi, menentukan harga pokok dan lain sebagainya.

Dimana sistem tersebut harus dijalankan sesuai ketentuan yang ditetapkan. Sehingga selain keuntungan, proses produksi dapat diwujudkan sesuai kualitas, seimbang dalam pemenuhan permintaan pasar dan kemampuan pasar yang dapat dijangkau. Dimana mampu memproduksi makanan sesuai minta konsumen.

3. Sistem Promosi Dan Pemasaran

Sistem franchise makanan juga memuat mengenai promosi dan pemasaran. Karena seperti yang diketahui, promosi merupakan perbekalan dalam memenangkan pasar sehingga mampu meningkatkan penjualan. Dimana strategi pemasaran akan sukses jika memenuhi beberapa hal penting, seperti:

  • Mampu fokus pada solusi
  • Bisa menjalankan tujuan pada target pasar
  • Menggunakan judul atau sub judul yang provokatif untuk nama bisnis makanan
  • Ada pesan yang jelas dan tidak membosankan
  • Bahkan mampu melakukan strategi pemasaran melalui pesan yang ekstrim
  • Serta mampu mengungkapkan secara langsung apa keuntungannya bagi konsumen.

4.  Sistem Pengelolaan SDM

Terakhir dalam sistem franchise makanan adalah sistem pengelolaan SDM yang diadakan guna meningkatkan kinerja karyawan atau SDM dan meningkatkan efesiensi. Sistem pengelolaan SDM memperoleh input dari setiap orang dengan kepentingan besar di perusahaan.

Seperti manajemen, penanggung jawab karyawan, manajemen perusahaan, serta penanggung jawab kebijakan terkait dengan karyawan. Dimana setiap keputusan yang diambil dalam pengelolaan SDM harus sesuai dengan undang-undang atau peraturan ketenagakerjaan yang ada. Sehingga selain bisnis berjalan lancar karena produk laris juga para pekerja bekerja dengan semangat dan iklas tanpa mengeluh.

5. Sistem Pengelolaan Pelanggan

Seperti yang diketahui pelanggan merupakan investasi bagi perkembangan suatu usaha, sehingga harus mampu memelihara pelanggan potensial dan terlebih pelanggan dari perusahaan yang besar. Baik pelanggan kecil ataupun besar, semuanya harus memperoleh perhatian secara baik. Dimana sistem franchise makanan mampu menjalin kerja sama dengan mitranya yang jelas sedang menjajakan produknya.

Biasanya pelanggan besar cenderung dipandang sebagai pelanggan potensial, karena akan meminta produk dalam jumlah banyak. Namun kalau tidak dikelola secara baik tentu akan merugikan. Dengan melakukan pelayanan terhadap pelanggan kecil yang dilayani serta diperhatikan secara proporsional ke depannya. Serta dapat menjadi investasi yang baik bagi perusahaan kelak.

Itulah hal mengenai sistem franchise makanan yang bisa jadi referensi. Dimana sistem tersebut akan membantu sebagai panduan segala bidang yang ada di kantor. Sehingga dalam menjalankan kerjasama tidak akan mudah ditipu dan bisnis makanan akan terus berkembang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here