Cara Beternak Kambing Modern Untuk Membangun Usaha Peternakan Millenial

0
1122

Sekarang ini, generasi millenial terus menjadi target untuk meningkatkan kualitas sumber dayanya seperti membuat usaha peternakan millenial. Mengingat liberalisasi perdagangan saat ini menuntut perubahan cepat pada segala bidang. Di mana daya tangkap generasi millenial yang sangat baik terhadap informasi baru menjadi nilai positif dalam upaya pengembangan sektor peternakan di Indonesia ke depannya.

Usaha Peternakan Kambing Modern di Era Sekarang

Peluang usaha bisa datang dari mana saja, termasuk dari sektor peternakan. Asalkan jeli melihat peluang dan pasar, maka Anda bisa membuka usaha yang sangat menjanjikan. Terutama bagi generasi muda sekarang atau yang biasa disebut millenial. Mereka bisa menjadi SDM yang berkualitas dalam dunia peternakan saat ini yang turut menyertakan kemajuan teknologi informasi dalam pengembangan usahanya.

Di era sekarang ini ada semakin banyak usaha peternakan millenial yang tumbuh dan berkembang dengan menggunakan cara modern dalam pemeliharaan hewan ternaknya. Di mana cara modern ini merupakan upaya peternak untuk dapat memenuhi tingginya permintaan terhadap hewan ternak di pasaran. Sementara itu, usaha peternakan sendiri adalah suatu jenis usaha yang mengembangbiakan dan membudidayakan hewan ternak guna mendapatkan keuntungan dari kegiatan usaha tersebut.

Usaha peternakan secara umum dibedakan menjadi tiga jenis berdasarkan jenis hewan yang diternakkan. 3 jenis peternakan tersebut adalah:

  1. Peternakan hewan besar, meliputi sapi, kuda dan kerbau.
  2. Peternakan hewan kecil, meliputi kambing, domba, babi, kelinci dan lainnya.
  3. Peternakan unggas, meliputi ayam, bebek, angsa, itik dan burung puyuh.

Sementara itu, salah satu jenis hewan ternak yang dinilai banyak menguntungkan dalam usaha peternakan millenial adalah ternak kambing. Hal ini karena peminat daging kambing yang sangat tinggi di pasaran dan harga jualnya yang juga lumayan tinggi. Di mana hal ini membuat peluang usahanya menjadi terbuka lebar dan cukup menjanjikan. Terlebih lagi cara berternak kambing dengan sistem modern ini mudah diterapkan dan telah banyak dicoba lakukan serta terbukti sangat menguntungkan.

Ada keunggulan yang bisa diperoleh dari beternak kambing dengan cara yang modern. Di mana konsep peternakan modern ini akan memudahkan dalam pemeliharaan, mulai dari segi tenaga, waktu dan biaya untuk semua operasional dan pembelian pakan setiap harinya. Untuk pakan kambing sendiri, peternak tidak lagi harus ngarit atau ngeramban rumput dan dedaunan. Sehingga keuntungan lainnya, peternak akan lebih hemat waktu dan tenaga jika memilih usaha peternakan millenial berbasis modern ini.

Cara Berternak Kambing Secara Modern

Meskipun sama-sama ternak kambing, ada beberapa perbedaan antara cara berternak kambing model lama dengan yang dijalankan generasi millenial sekarang ini. Di mana cara modern dinilai lebih mudah, efisien dan tidak memberatkan peternak. Adapun cara modern untuk beternak kambing tersebut bisa Anda simak berikut ini:

#Pembuatan Kandang Kambing

Kandang merupakan salah satu hal utama yang harus diperhatikan dalam usaha peternakan kambing. Karena fungsi kandang yang memang sangat penting untuk tempat istirahat, berkembang biak, makan dan minum serta tempat berlindung dari cuaca dan hewan pemangsa. Adapun untuk pembuatan kandang kambing, ada 3 hal yang harus diperhatikan yaitu:

1.Syarat Kandang Kambing

Setidaknya ada 4 syarat yang perlu diperhatikan untuk membangun kandang kambing. Syarat-syarat tersebut ialah:

  • Lokasi tempatnya cukup tinggi dan terhindar dari genangan air
  • Jaraknya cukup jauh dari rumah atau sumur
  • Cukup mendapat sinar matahari pagi
  • Terlindung dari tiupan angin langsung terutama saat malam hari

2.Ukuran Kandang Kambing

Ukurang kandang harus disesuaikan dengan jumlah populasi kambing yang akan Anda ternak. Jangan terlalu besar namun juga jangan terlalu kecil, sebab hal ini bisa mempengaruhi aktivitas dan ruang gerak bagi kambing yang bisa juga berpengaruh pada pertumbuhannya. Ukuran kandang yang dibutuhkan untuk usaha peternakan millenial pada umumnya tidak perlu terlalu besar karena pakan yang diberikan sangat menghemat ruang.

Ukuran kandang kambing yang tidak terlalu luas ini cukup menguntungkan. Karena hal ini dapat menghemat ruang sekaligus biaya pembuatan kandang. Sementara untuk model atau jenis kandangnya, Anda bisa membuat kandang dengan lantai panggung. Karena jenis kandang panggung memiliki beberapa keunggulan, diantaranya yaitu:

  • Kebersihan kandang yang lebih terjaga, karna kotoran dan air kencing bisa langsung jatuh ke bawah.
  • Kondisi kandang kering, sehingga kesehatan kambing lebih terjaga karena tidak terdapat jamur atau parasit penyebab penyakit.

3.Perawatan Kandang Kambing

Dalam usaha peternakan millenial, perawatan kandang kambing adalah hal mutlak yang harus dilakukan. Seluruh bagian pada kandang kambing harus rutin dibersihkan, mulai dari lantai kandang hingga tempat pakan. Selain itu, sesegera mungkin perbaiki kandang jika terdapat kerusakan.

#Pemilihan Bibit Kambing Berkualitas

Bibit kambing yang dipilih dengan tujuan untuk digemukkan tentu harus baik dan berkualitas. Karena itu, sangat penting untuk memilih bibit kambing terbaik agar usaha penggemukan kambing dapat berhasil. Pemilihan bibit kambing yang baik akan sangat menentukan keberhasilan usaha peternakan. Untuk itu, pilih bibit kambing yang memenuhi syarat berikut:

  • Anakan kambing (cempe) berumur lebih dari 6 bulan
  • Memiliki ekor yang gemuk dan tidak berbentuk cambuk
  • Utamakan memilih anakan kambing yang berbadan panjang dan jantan
  • Tegap dan sehat serta tidak ada cacat fisik

Anak kambing yang berusia lebih dari 6 bulan dipilih karena pada usia ini anak kambing sudah memasuki periode pembentukan daging. Yang mana ini berarti anakan kambing dapat lebih cepat gemuk. Hal ini tentu akan membuat usaha peternakan millenial Anda lebih cepat berkembang.

#Pemberian Pakan Kambing

Untuk masalah pemberian pakan pada kambing yang diternak secara modern khususnya penggemukan, dapat diberikan berupa hijauan, konsentrat ataupun pakan fermentasi. Pemberian pakan fermentasi untuk kambing ini digunakan sebagai pengganti makanan ternak atau PMT. Untuk kombinasi pakan kambing yang baik, Anda bisa mengkombinasikan antara pakan kambing fermentasi dan pakan konsentrat dengan takaran yang disesuaikan.

Pemberian fermentasi pakan kambing dan pakan konsentrat ini dapat memenuhi kebutuhan protein dan serat kasar yang diperlukan oleh kambing untuk proses penggemukan. Jadi kambing yang diternak pada usaha peternakan millenial dapat lebih mudah gemuk dibanding peternakan tradisional. Terlebih lagi pakan fermentasi bisa didapatkan dengan harga murah sehingga bisa lebih menghemat dan menyeimbangkan pengeluaran pakan konsentrat yang tinggi.

Untuk frekuensi pemberian pakan bergantung pada jenis pakan kambing apa yang diberikan. Di mana hal ini menyangkut kandungan nutrisi yang terdapat pada pakan itu sendiri. Namun yang paling penting adalah pakan harus diberikan secara rutin dengan mempertimbangkan kebutuhannya.

#Perawatan dan Pemeliharaan Kambing

Pada usaha peternakan millenial dengan sistem modern, pemeliharaan hewan harus dilakukan dengan lebih ekstra untuk menjamin keberhasilan usaha. Untuk tindakan perawatan kambing bisa berupa pencukuran bulu atau pemotongan kuku. Selain itu, kambing juga bisa dimandikan setidaknya 2 kali dalam setahun agar kambing tetap bersih. Sementara untuk pemeliharaan lainnya, kambing bisa diberikan suplemen khusus ternak agar lebih sehat.

Untuk lebih paham tentang cara modern berternak kambing, Anda bisa belajar langsung kepada peternak millineal yang sudah lama terjun dalam bidang ini. Untuk kemudian Anda bisa menerapkannnya pada usaha peternakan Anda sendiri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here