10 Cara Ternak Burung Puyuh

No comment 273 views

cara budidaya burung puyuh

Pesona rasa daging dan telur burung puyuh memang tidak bisa diragukan kenikmatannya. Baik orang tua ataupun muda pasti sangat banyak yang menyukai olahan makanan dari daging maupun telur puyuh.

Permintaan yang banyak akan komoditas ini membuat banyak orang akhirnya memutuskan untuk membuka usaha memelihara burung puyuh. Sebelum memulai usaha, mereka harus mengetahui bagaimana cara ternak burung puyuh.

Sehingga nantinya bisa menjalankan usaha ternak burung puyuh dengan lancar dan dapat memperoleh hasil keuntungan yang memuaskan.

Cara Ternak Burung Puyuh

Ketika memutuskan untuk beternak burung puyuh, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh peternak agar burung ini bisa tumbuh dan berkembang dengan sehat. Berikut ini adalah cara ternak burung puyuh yang harus diperhatikan oleh para calon peternak burung puyuh.

1. Tempat Yang Jauh Dari Kebisingan

Burung puyuh membutuhkan tempat yang sunyi atau jauh dari kebisingan. Hal ini bertujuan agar burung ini tidak mudah stres. Karena burung yang stres atau depresi akan sangat rentan dengan kematian. Oleh karena itu, peternak harus benar-benar memperhatikan lokasi yang digunakan untuk beternak burung puyuh.

2. Penentuan Luas Lahan

Ternak puyuh dapat dilakukan di belakang rumah ataupun di gudang yang kosong. Hal ini dikarenakan ternak burung ini tidak membutuhkan lahan yang luas. Lahan dengan luas 100 meter bisa digunakan untuk beternak sekitar 1000 ekor burung puyuh.

3. Suhu Kandang

Burung puyuh seharusnya diletakkan di kandang yang memiliki temperatur sedang antara 20 hingga 25 derajat Celcius. Suhu dan kelembaban kandang sangat penting untuk diperhatikan karena sangat menentukan agar burung puyuh mau bertelur. Kandang juga harus memiliki sumber pencahayaan yang cukup.

4. Penerangan Di Kandang

Burung puyuh yang masih berumur beberapa hari memerlukan perawatan seperti ayam yang membutuhkan kehangatan pada induknya. Kehangatan ini dapat diciptakan dengan memberikan penerangan menggunakan lampu dengan daya 25 hingga 40 watt pada siang hari. Sedangkan pada malam hari daya lampu harus lebih tinggi, yaitu antara 40 hingga 60 watt.

5. Pembuatan Kandang Puyuh Pembibitan

Kandang burung puyuh saat pembibitan harus disesuaikan dengan ukuran yang  dibutuhkan. Kondisi kandang akan sangat menentukan perkembangan dan pertumbuhan serta produktivitas dari burung ini. Pada umumnya, untuk pembibitan 100 ekor puyuh dewasa membutuhkan luas kandang 200 meter.

6. Pembuatan Kandang Indukan Petelur

Kandang yang dibuat untuk indukan berfungsi untuk menghasilkan telur puyuh. Ukuran kandang ini hampir sama dengan kandang untuk pembibitan. Yang membedakan adalah kepadatan burung puyuh pada setiap kandang. Pada kandang indukan petelur, kepadatan puyuh pada setiap kandang perlu ditambah. Telur yang dihasilkan pada proses ini ditujukan untuk dijual ke konsumen.

7. Pembuatan Kandang Anak Puyuh

Pembuatan kandang ini bertujuan untuk memelihara anak puyuh yang baru berumur 1 hari hingga 3 minggu. Jenis kandang ini akan lebih baik jika dilengkapi dengan penghangat ruangan agar kehangatan puyuh tetap terjaga. Ukuran kandang untuk anak puyuh pada umumnya memiliki lebar 100 cm, panjang 100 cm dan tinggi 40 cm. Kandang dengan ukuran tersebut bisa menampung sebanyak 90 hingga 100 anak puyuh.

8. Kandang Untuk Puyuh Berumur 3-6 Minggu

Kandang ini hampir sama dengan jenis kandang bagi indukan petelur. Namun, kandang ini biasanya memiliki alas yang berupa kawat ram. Kandang ini perlu dilengkapi dengan tempat makan dan tempat minum bagi puyuh. Pada tempat bertelur juga dapat dilengkapi dengan tempat obat-obatan yang diperlukan untuk perawatan puyuh.

9. Pemilihan Anakan

Ketika hendak memelihara burung puyuh, Anda harus memilih anakan yang sehat. Jangan sampai memilih anakan yang tidak sehat ataupun tidak aktif. Anakan burung puyuh ini sebaiknya dibeli dari daerah yang memiliki karakter lingkungan sama dengan rumah Anda. Hal tersebut akan memudahkan proses adaptasi yang dilakukan oleh burung. Pertumbuhan burung yang bagus akan menghasilkan daging dan telur yang kaya akan protein untuk dikonsumsi.

10. Persiapan Bibit Puyuh Telur

Bibit ini yang digunakan untuk memproduksi telur yang selanjutnya akan dijual. Pilihlah bibit jantan dan betina yang sehat agar mampu memproduksi telur dengan maksimal. Sedangkan untuk telur tetas, bibit dipilih dari jenis betina yang memiliki produktivitas baik. Induk puyuh pejantan juga harus dipilih yang sehat agar dapat dikawinkan dengan puyuh betina.

Itulah informasi tentang cara ternak burung puyuh yang perlu Anda ketahui. Perawatan yang baik akan memberikan hasil yang memuaskan dari usaha puyuh Anda.

 

author
No Response

Leave a reply "10 Cara Ternak Burung Puyuh"